Rapor Pemain Barcelona vs Racing Santander: Lamine Yamal Menyala, Blaugrana Menaklukkan Ujian Copa del Rey

pojokgol.net – Barcelona mengamankan tiket menuju perempat final Copa del Rey usai menundukkan Racing Santander dengan skor bersih 2-0, sebuah hasil yang terasa seperti napas lega di tengah tekanan kompetisi.
Dua gol yang lahir dari kaki Ferran Torres dan Lamine Yamal pada paruh kedua menjadi garis pemisah dalam duel yang sarat tensi. Kemenangan ini bukan sekadar angka di papan skor, melainkan juga benteng psikologis agar sang juara bertahan tak tergelincir ke jurang kejutan memalukan, sehari setelah Real Madrid lebih dulu tersingkir.
Laga bahkan sempat tersendat selama 15 menit akibat pertimbangan keamanan. Namun selepas itu, Racing yang berstatus penguasa puncak Segunda Division bermain tanpa gentar, melancarkan tekanan demi tekanan ke jantung pertahanan Barcelona.
Joan Garcia sudah dipaksa terjaga sejak peluit awal. Ancaman tuan rumah datang silih berganti, baik lewat skema bola mati maupun serangan balik yang melesat bak anak panah.
Baru setelah jeda, Barcelona mulai menemukan denyut permainan. Intensitas meningkat, aliran bola lebih hidup, dan masuknya Fermin Lopez seolah menyuntikkan oksigen baru ke tubuh tim.
Sebuah umpan terobosan cerdas darinya membuka ruang bagi Torres untuk menorehkan gol pembuka. Racing sempat merayakan dua gol balasan, namun euforia itu runtuh karena keduanya dianulir offside. Menjelang tirai pertandingan ditutup, Yamal menyempurnakan kemenangan lewat gol tap-in yang mengunci nasib laga. Berikut rapor pemain Barcelona vs Racing Santander secara komprehensif.
Kiper dan Lini Pertahanan

Joan Garcia (8/10)
Tampil bak tembok hidup. Refleksnya terasah, keputusannya presisi, dan satu penyelamatan krusial di menit akhir menjadi jaminan ketenangan tim.
Jules Kounde (7/10)
Bekerja tanpa banyak sorotan, namun perannya vital. Posisi terjaga, intersep bersih, dan jarang memberi celah.
Pau Cubarsi (7/10)
Dingin dalam badai. Menghadapi transisi cepat Racing dengan kepala tegak dan konsistensi yang terpelihara.
Gerard Martin (7/10)
Kokoh di pusat pertahanan. Gerak Suleiman Camara berhasil diredam lewat duel cerdas dan timing yang akurat.
Alejandro Balde (6/10)
Sempat goyah dalam beberapa momen, tetapi perlahan menemukan stabilitas dan menyelesaikan tugas defensif dengan cukup layak.
Lini Tengah

Marc Casado (6/10)
Motor tanpa lelah. Rajin memutus sirkulasi bola lawan dan menjaga harmoni ritme permainan.
Dani Olmo (5/10)
Memiliki kilau kualitas, namun pengaruhnya redup. Performanya tak cukup konsisten hingga akhirnya ditarik keluar.
Marc Bernal (6/10)
Mendapat ruang untuk berkreasi, tetapi ide-idenya belum sepenuhnya mekar. Potensi ada, realisasi masih setengah jalan.
Lini Serang

Lamine Yamal (7/10)
Babak pertama dipenuhi frustrasi, babak kedua dipenuhi keberanian. Gol penutupnya menjadi stempel kelas dan mentalitas.
Ferran Torres (7/10)
Tak banyak menyentuh sorotan di awal, tetapi ketika peluang datang, penyelesaiannya setajam pisau bedah.
Marcus Rashford (6/10)
Aktif menebar umpan silang dan membuka ruang, meski sentuhan akhir masih kurang menggigit.
Pemain Pengganti
Fermin Lopez (7/10)
Masuk sebagai katalis. Visi bermainnya tajam, dan assist-nya menjadi poros lahirnya gol pembuka.
Pedri (6/10)
Memberikan ketenangan ekstra di lini tengah, mengatur tempo saat laga memasuki fase akhir.
Raphinha (7/10)
Tak selalu dominan, namun tetap produktif. Assist-nya menjadi kontribusi konkret bagi kemenangan.
Robert Lewandowski (6/10)
Nyaris mencatatkan nama di papan skor, namun peluangnya dipatahkan oleh aksi gemilang kiper lawan.
Eric Garcia (?)
Durasi bermain terlalu singkat untuk menyusun penilaian yang adil.
Related Posts
Arab Saudi Siapkan €350 Juta Demi Mbappe, Pecahkan Rekor Transfer Dunia
Barcelona Tetap Perkasa Tanpa Lewandowski: Statistik dan Strategi Menang Besar
Szczesny Tak Tergoyahkan! 17 Laga Tanpa Kekalahan di Barcelona
About The Author
Bayu Hutabarat
Penggemar gila sepak bola manca negara, ikutin artikel saya secara tidak langsung jadi gila sepak bola juga!
