Elliot Anderson Menjauh, Manchester United Putar Haluan Menuju Carlos Baleba

Momen Elliot Anderson dari Nottingham Forest saat beraksi di lapangan lawan Liverpool pada laga Premier League, Minggu (22-2-2026).
Momen Elliot Anderson dari Nottingham Forest saat beraksi di lapangan lawan Liverpool pada laga Premier League, Minggu (22-2-2026).

pojokgol – Dinamika bursa transfer sering kali berubah secepat angin yang berbelok arah. Situasi serupa kini sedang dialami Manchester United. Klub raksasa Inggris tersebut tampaknya mulai membaca sinyal bahwa upaya mereka untuk merekrut Elliot Anderson berpotensi kandas. Alih-alih terjebak dalam penantian yang tak pasti, manajemen Setan Merah disebut mulai mengalihkan kompas perburuan mereka kepada sosok gelandang lain: Carlos Baleba.

Beberapa bulan terakhir, nama Elliot Anderson memang bergaung kuat di sekitar Old Trafford. Gelandang Nottingham Forest itu digadang-gadang sebagai figur ideal untuk mengisi ruang yang perlahan ditinggalkan Casemiro. Karakter bermain Anderson dianggap mampu membawa keseimbangan sekaligus energi baru di sektor tengah Manchester United.

Namun realitas di balik layar tampaknya tidak seindah ekspektasi. Dalam perkembangan terbaru, Anderson justru lebih condong menatap peluang bergabung dengan rival sekota United, Manchester City. Jika arah tersebut benar-benar menjadi keputusan final, maka pintu bagi Manchester United otomatis tertutup.

Radar Beralih ke Carlos Baleba

Carlos Baleba, sosok gelandang andalan Brighton
Carlos Baleba, sosok gelandang andalan Brighton

Menurut laporan terbaru dari The Athletic, Manchester United tidak tinggal diam menghadapi kemungkinan tersebut. Klub asal Manchester itu mulai menyiapkan skenario alternatif yang dianggap sama menjanjikannya.

Nama Carlos Baleba muncul kembali dalam daftar incaran mereka.

Baleba bukanlah figur asing bagi radar perekrutan United. Bahkan sejak dua tahun silam, gelandang muda Brighton tersebut sudah beberapa kali dikaitkan dengan rencana pembangunan ulang lini tengah klub.

Para pengamat internal Manchester United kabarnya sangat terkesan dengan profil permainan Baleba. Ia dikenal memiliki gaya bertahan yang tangguh, mobilitas tinggi, serta naluri membaca permainan yang cukup matang untuk usianya. Dalam lanskap Premier League yang penuh intensitas, Baleba dianggap sebagai salah satu gelandang bertahan muda yang memiliki potensi besar.

Memang benar, performa Baleba musim ini belum sepenuhnya stabil. Ada momen di mana penampilannya tampak brilian, tetapi di sisi lain ia juga beberapa kali mengalami inkonsistensi. Meski begitu, Manchester United tidak terlalu memusingkan fluktuasi tersebut. Mereka melihat potensi jangka panjang yang jauh lebih bernilai dibanding sekadar performa sesaat.

Kombinasi Ideal dengan Kobbie Mainoo

Duel Conor Gallagher dari Tottenham saat mencoba menghentikan pergerakan pemain MU, Kobbie Mainoo, di pertandingan Liga Inggris tanggal 7 Februari 2026.
Duel Conor Gallagher dari Tottenham saat mencoba menghentikan pergerakan pemain MU, Kobbie Mainoo, di pertandingan Liga Inggris tanggal 7 Februari 2026.

Ada alasan strategis lain mengapa Manchester United mulai semakin serius mempertimbangkan Baleba. Faktor tersebut berkaitan langsung dengan perkembangan Kobbie Mainoo.

Gelandang muda akademi United itu diproyeksikan menjadi jantung permainan tim dalam beberapa musim ke depan. Mainoo memiliki kemampuan membawa bola ke depan dengan elegan, visi permainan yang tajam, serta keberanian mengambil inisiatif dalam membangun serangan.

Agar potensi tersebut berkembang maksimal, Mainoo membutuhkan partner di lini tengah yang mampu menjadi penyeimbang. Sosok yang dapat menjaga stabilitas ketika ia bergerak maju.

Di sinilah peran Baleba menjadi menarik.

Baleba dikenal sebagai gelandang bertahan yang agresif dan penuh determinasi. Ia tidak ragu melakukan duel fisik, menutup ruang lawan, serta melakukan pressing intens untuk mematahkan serangan. Karakter seperti ini memungkinkan Mainoo bermain lebih bebas dalam mengatur tempo dan membawa bola menuju area ofensif.

Singkatnya, Baleba bisa menjadi pelindung di belakang Mainoo—semacam penjaga ritme yang memastikan struktur tim tetap kokoh saat lini tengah bergerak dinamis.

Kombinasi keduanya berpotensi menciptakan keseimbangan baru dalam skema permainan Manchester United.

Harga Mahal yang Harus Dibayar

Selebrasi seru Carlos Baleba bareng rekan-rekan setimnya di Brighton setelah berhasil mencetak gol.
Selebrasi seru Carlos Baleba bareng rekan-rekan setimnya di Brighton setelah berhasil mencetak gol.

Meski ketertarikan Manchester United semakin kuat, proses perekrutan Baleba tidak akan berjalan murah. Brighton dikenal sebagai klub yang sangat cermat dalam mematok nilai pemain mereka.

The Seagulls dilaporkan memasang banderol sekitar 80 juta pounds untuk gelandang asal Kamerun tersebut pada jendela transfer musim panas mendatang. Angka tersebut jelas bukan nominal kecil, bahkan untuk klub sebesar Manchester United.

Namun bagi Brighton, harga tersebut dianggap sepadan dengan potensi, usia muda, serta kontribusi yang dapat diberikan Baleba di masa depan.

Kini pertanyaannya tinggal satu: apakah Manchester United siap menginvestasikan dana sebesar itu demi membangun ulang fondasi lini tengah mereka?

Jika jawabannya iya, maka musim panas mendatang bisa menjadi panggung baru bagi Carlos Baleba untuk menunjukkan kemampuannya di Old Trafford.

One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *